Sakit Perut Berulang, Perlu Diwaspadai
 
sumber gambar : http://gitusih.com/tag/mules/

Keluhan nyeri dan perih di ulu hati, perut kembung, terasa mual atau bahkan muntah, sering dijumpai sebagian besar dari kita. Kerap terdengar di telinga kita tentang sakit maag. Apa itu??

Maag atau dalam bahasa medis lebih dikenal dengan gastritis disebabkan oleh kelebihan asam yang diproduksi lambung, sehingga dapat menyebabkan iritasi di lambung. Peradangan dari mukosa lambung dapat dipicu oleh factor iritasi dan infeksi. Didalam lambung kita terdapat enzim-enzim pencernaan seperti pepsin, asam lambung dan mucus. Enzim ini berfungsi untuk melindungi dinding lambung.

Selain itu iritasi juga dapat dipicu karena konsumsi obat-obatan berdosis tinggi, alcohol yang berlebihan, muntah kronis dan bahan beracun. Infeksi juga dapat disebabkan banyaknya bakteri H-Pylori atau Helicobacter Pylori pada lapisan terdalam lapisan mukosa lambung dan mengganggu fungsinya sebagai pelindung.

Gejala maag dapat dibagi menjadi dua yaitu maag akut dan maag kronis. Pada maag akut gejala yang kerap muncul seperti nyeri di ulu hati, muntah, kurangnya selera makan, perut kembung, turunnya berat badan, perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat lebih baik atau lebih buruk ketika makan. Sedangkan pada maag kronis biasanya terjadi tanpa ada gejala jika ada hanya sakit ringan pada perut bagian atas dan terasa penuh atau kehilangan selera makan. Maag kronis dapat dipicu adanya iritasi lama dari penggunaan obat antiinflamasi, infeksi bakteri H-Pylori, anemia pernisiosa, degenerasi lapisan perut terutama pasa orang usia lanjut karena system kekbalam tubuh juga menurun dan refluks empedu kronis.

Untuk mendiagnosis gejala maag kronis terkadang diperlukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan sampel fases, darah lengkap, dan jika gejala pada maag akut dapat dilakukan pemeriksaan dengan teknik endoscopy. Teknik endoscopy merupakan pemeriksaan ke dalam saluran cerna yang dalam mendeteksi keluhan dengan menggunakan teropong (endoskop), teknik ini dapat melihat jelas lokasi dan jenis kelainan dalam rongga saluran cerna secara langsung pada penderita dengan layar monitor dalam waktu singkat serta akurasi yang tinggi.

Endoscopy dapat dipakai untuk melakukan tindakan pengobatan kelainan saluran cerna (atas dan bawah), dengan tingkat risiko yang lebih ringan dari operasi. Pada kondisi tertentu dapat menggantikan fungsi tindakan operasi, lebi nyaman, biaya lebih murah, dan rawat inap yang lebih singkat. Selain itu endoscopy dapat dilakukan pada anak-anak dan bayi, memiliki satu keunggulan yaiu kenyamanan dan mengurangi trauma sesudah tindakan dapat dilakukan pembiusan umum. Juga tidak menimbulkan rasa sakit pada pasien, karena menggunakan teropong (sejenis kabel yang dilengkapi kamera), serta tidak memerlukan pembiusan (kecuali pada kondisi tertentu).

Untuk mencegah agar tidak menjadi lebih parah, berikut tips dan trik menyiasati sakit maag :
  1. Biasakan pola hidup sehat, berolahrag, menjaga pola makan teratur dan jangan menunda-nunda makan meskipun sedang banyak aktivitas yang dilakukan, sempatkan untuk mengisi perut meskipun hanya dengan biscuit.
  2. Kurangi atau hindari makanan yang dapat memicu meningkatnya asam lambung seperti makanan pedas, asam, makanan berlemak. Jangan makan dengan porsi yang terlalu berlebihan agar lambung tidak terlalu penuh, lebih baik porsi sedikit namun sering daripada makan sekaligus dalam kuantitas yang besar. Kurangi makanan yang dapat menghasilkan gas banyak di saluran pencernaan seperti kol (kubis).
  3. Jangan membiasakan berbaring setlah makan, berikan waktu jeda hingga 1 jam agar makanan dicerna dengan baik.
  4. Kurangi atau hindari minuman bersoda maupun alcohol.
  5. Berhenti merokok.
Awali dengan gaya hidup sehat untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Kesehatan merupakan harta terbaik yang harus dijaga.

Sumber : Koran Kedaulatan Rakyat

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top